Mengenal Passive Income untuk tambahan Jajan seorang Designer

0
Passive income untuk Designer by GarudaPixel

Seorang designer bekerja pada satu perusahaan saja terbilang tidak cukup, karena sejujurnya designer itu jajannya cukup banyak karena bukan makanan saja yang dibelinya akan tetapi beberapa aplikasi, hardware, stuff, dan tentu masih banyak lainnya. Berikut, Garuda mau jelasin mengenai Passive income yang bisa kita dapatkan sebagai tambahan uang jajan.

Kerja sebentar, duduk manis setelah itu dapet tambahan uang jajan deh

Ya memang seperti itu adanya, passive income adalah sebuah penambahan pada saku kita dimana ini bersifat pasif yang berarti kalian tidak perlu aktif lagi untuk mendapatkanya. Bekerja pada suatu kantor itu disebut dengan active income dimana kalian setiap harinya perlu bekerja untuk mendapatkan uang.

Namun, pada passive income ini terbilang berbeda dimana kalian hanya bekerja satu kali lalu mendapatkan uang berkali-kali. Wah! enak syekali kan? ya begitulah adanya tapi ini terbilang tidak mudah dan pemasukan uang tersebut pun bersifat dinamis dimana pemasukan setiap bulan tidak bisa sama bahkan kadang besar kadang pun tidak dapat.

Terus gimana ya untuk memulai mendapatkannya

Sebenarnya untuk memulainya itu mudah, kamu hanya perlu siapin satu atau tiga produk buatan kamu sendiri setelah itu kamu bisa titipkan pada re-seller dimana pihak ini akan menjualkan produk kamu setiap harinya. Tapi, tentunya ada beberapa potongan atau persenan yang akan dilakukan oleh pihak re-seller. Mengapa? karena mereka bantu jualin produk kamu dan ber-hak mendapatkan sebuah % dari harga produk kamu.

Kesimpulan

Passive income terbilang sangat penting, karena kita bekerja tidak tahu sampai kapan ya hanya tuhan yang tahu. Maka dari itu, kita wajib melakukan sebuah investasi kepada diri kita bahkan anak-anak kita ke depannya. Kamu bisa memulai dengan melakukan sebuah passive income dengan membuat suatu produk lalu titipkan kepada toko, warung, mall, penerbit, dll.